Alat Bantu Sex Wanita
musimqq-920x120
Bandar Bola
Bandar Domino, Poker Online, Domino QQ, Domino Online Pembesar  Penis Vimax
bandar poker bandar poker bola tangkas agen bola online togel singapura agen ibcbet
Home » Cerita Dewasa Umum » Cerita Sex Karin Si Pecandu Seks Kasar

Cerita Sex Karin Si Pecandu Seks Kasar

resizedimage-php-obat resizedimage-php-elang

Seksigo kali ini menghadirkan cerita sex, cerita dewasa, cerita mesum, cerita ngentot, foto sex, cewek igo, seks igo berjudul “Cerita Sex Karin Si Pecandu Seks Kasar” hot terbaru 2016 – Baca Juga: Cerita Sex Penis Penakluk Nafsu Wanita

cerita sex terbaru
Cerita Sex Karin Si Pecandu Seks Kasar

Cerita mesum terbaru, Seminggu penuh telah berlalu dengan hari-hari dimana Karin terus melakukan aktivitas seksual dibalik kamera untuk proses syuting film XXX yg sebelumnya sudah disetujui oleh Karin walau dengan paksaan dan ancaman, dan akhirnya proses syuting tersebut telah selesai. Sehingga Karin dikembalikan ke rumah tahanan seperti sebelumnya.

Seperti biasa, disana Karin selalu berada dalam keadaan bugil tanpa pakaian apapun, berdiri lemas dengan kedua tangan terikat menjadi satu ke rantai yg menggantung di langit-langit penjara tersebut sedangkan kakinya terikat terpisah melebar ke dua arah dinding yg berlawanan agar tdk ada aktivitas masturbasi oleh Karin. Di ruang itu Karin tdk pernah dibiarkan untuk beristirahat dengan tenang.

Setiap dua jam sekali pasti ada orang yg mempermainkan tubuh Karin, dan seperti biasa juga, Karin tdk dibiarkan mencapai orgasmenya. Setiap Karin menjerit dan mendesah kuat pertanda hampir mencapai klimaksnya, saat itu juga orang yg mempermainkan Karin langsung menghentikan semua hal yg dilakukannya dan pergi meninggalkan Karin begitu saja.

Cerita dewasa terbaru, Di sudut ruangan tersebut juga terpasang sebuah kamera yg ternyata untuk mempertontonkan kondisi Karin kepada Mr. X yg berada ditempat yg berbeda.

Setelah beberapa kali dipermainkan setiap dua jamnya, Karin tampak lemas dan terlihat kelelahan. Pada sore hari pertama setelah Karin kembali ke penjara tersebut, datang dua orang berpakaian putih dengan mengenakan masker seperti dokter. Kedua orang tersebut memeriksa kondisi tubuh Karin, membersihkan seluruh tubuh Karin (termasuk bagian dalam lubang anus dan lubang vaginanya) dan memberikan Karin minum serta menyuapi makanan.

Setelah selesai menyuapi makanan tersebut, Karin dipaksa menelan sebuah pil, dan dokter yg lain juga mencoba memasukkan sebuah pil kedalam lubang vagina Karin setelah menggunakan sarung tangan karet terlebih dahulu. Karin terlihat ingin memberontak dan menolak, tapi dia tdk bisa berbuat apa-apa.

Cerita sex terbaru, Setelah pil tersebut masuk ke lubang vagina Karin, dokter tersebut mencoba memasukkan satu jarinya dalam-dalam untuk mendorong pil tersebut masuk lebih dalam lagi. Ternyata obat tersebut merupakan obat perangsang.

Tdk cukup sampai situ, dokter tersebut juga mengeluarkan sebuah suntikan. Dokter lainnya mencoba menahan tubuh Karin kuat-kuat sementara suntikan tersebut mulai diarahkan ke clitoris Karin. Diangkatnya kulit clitoris Karin sehingga terlihat jelas gumpalan daging kecil yg merupakan bagian sensitif alat kelamin Karin.

Karin menjerit kuat saat suntikan tersebut mulai tertusuk dan masuk perlahan sekitar 0,5cm dan saat dokter tersebut menginjeksikan serum yg ada pada suntikan tersebut kedalam clitoris Karin, Karin terlihat menggeliat kuat. Baru setelah suntikan tersebut dilepaskan, Karin mulai kembali tenang dan agak kebingungan seakan merasakan efek dari suntikan dan obat perangsang tersebut.

Tdk lama setelah proses tersebut, dokter-dokter itupun pergi meninggalkan ruangan Karin. Baru pada saat malam harinya, seorang petugas datang dan menutup mata Karin dengan kain yg terikat di kepalanya. Petugas tersebut melepaskan semua ikatan pada kaki dan tangan Karin serta membawanya keluar ruangan menuju ruangan lain. Di ruang yg lain tersebut Karin dipaksa duduk dan berbaring di sebuah kursi. Seperti sebuah medical chair dimana terdapat tempat meletakkan kaki melebar di masing-masing tepi kursinya.

Cerita Sex Karin Si Pecandu Seks Kasar

Tangan dan kaki Karin kembali diikat masing-masing di tempat yg sudah disediakan pada kursi tersebut. Tangannya terikat di pinggiran kursi seperti pegangan pada kursi biasa, sedangkan kakinya terikat melebar, mengangkang pada tempat untuk meletakkan kaki di kursi tersebut. Karin mulai panik dan takut akan apa yg akan dia alami beberapa saat lagi.

Dengan keadaan mata yg tertutup, Karin serentak kaget saat dia merasakan ada sesuatu yg mencoba masuk ke lubang anusnya. Benda tersebut terasa sangat besar, mencoba masuk dengan paksa ke lubang anus Karin. Karin mulai menjerit dan meminta ampun sambil menggeliatkan tubuhnya saat benda tersebut mulai memasuki anus Karin yg akhirnya berhenti setelah terasa masuk sekitar 5cm dari permukaan lubang anus Karin.

Ternyata benda tersebut merupakan semacam pompa seperti suntikan besar yg didalamnya terisi air. Pompa tersebut merupakan bagian alat dari kursi yg Karin duduki. Sepertinya memang dirancang untuk penyiksaan seperti itu.

Sesaat terdengar seperti ada mesin yg mulai bekerja, saat itu juga Karin kembali menjerit dan mendesah-desah perlahan saat pompa tersebut mulai memompa cairan yg ada didalamnya sampai masuk kedalam anus Karin. Karin menggeliat kuat namun dia tdk mampu menahan laju cairan tersebut yg deras masuk ke lubang anusnya sampai perutnya terasa hampir penuh, pompa tersebut berhenti, dan saat pompa itu bersuara lagi, ternyata pompa tersebut menyedot cairan yg sebelumnya dimasukkan ke anus Karin kembali ke pompa itu.

Begitu seterusnya sehingga Karin merasa lubang anusnya dan seisi perutnya terkocok-kocok terus menerus. Proses tersebut terjadi semakin cepat sampai pada satu titik dimana tdk ada jeda sama sekali saat cairan tersebut masuk dan keluar dari anus Karin.

Dalam kondisi seperti itu, tiba-tiba Karin merasakan ada tangan yg meraba-raba tubuhnya, meremas-remas buah dadanya dan ada juga yg mengelus-elus garis vagina Karin. Entah karena pengaruh obat perangsang atau karena pompa yg terus menerus mengocok isi anus Karin, Karin merasa geli dan sangat terangsang atas perlakuan orang-orang yg menyentuh tubuhnya.

Karin mulai mendesah, vaginanya mulai mengeluarkan cairan yg tak lama kemudian diikuti jeritan kuat serta semburan air yg muncrat keluar berkali-kali dari lubang pipisnya. Tubuh Karin mengejang saat dia mencapai orgasme pertamanya pada hari ini.

Tak beberapa lama kemudian Karin kembali menjerit kesakitan saat dia merasakan ada sesuatu yg menusuk pentil dada sebelah kirinya. Dia menggeliat kuat dan meminta ampun. Saat itu juga ikatan penutup mata Karin dibuka dan Karin mendapatkan pentil dadanya yg sedang ditindik untuk dipasangi anting-anting. Tdk hanya di pentil dadanya, salah seorang yg ternyata ada 3 orang yg mempermainkan tubuh Karin itu juga mencoba untuk menindik kulit clitoris Karin.

Orang itu mulai meraba-raba clitoris Karin sampai Karin mulai terangsang lagi, sambil mulai menjepit kulit clitoris Karin, orang itu mulai memanaskan sebuah besi kecil agar besi tersebut steril dan langsung menusukkan pada kulit clitoris Karin hingga menembus ke sisi lainnya. Karin berteriak kuat namun orang itu tdk menghiraukannya.

Cerita Sex Karin Si Pecandu Seks Kasar

Setelah besi tersebut dilepaskan, sebuah anting dipasangkan pada lubang di kulit clitoris Karin. Anting tersebut menyentuh clitoris Karin dan sedikit tergesek sehingga Karin bisa terangsang hanya dengan sedikit saja gerakan pada alat kelaminnya itu. Setelah kedua pentil dadanya dan kulit clitoris Karin terpasang anting-anting, mereka mencoba mengikatkan tali dari kedua anting pada pentil Karin itu ke anting pada kulit clitoris Karin, sehingga seakan kulit clitoris Karin tertarik ke atas, clitoris Karin begitu jelas terpampang dihadapan orang-orang tersebut.

Tdk butuh waktu lama saat mereka mulai menyentuh clitoris Karin dan menggesek-gesekkan jarinya, Karinpun kembali mencapai klimaksnya, menjerit kuat menggelinjang sambil kembali memuncratkan cairan orgasmenya berkali-kali. Orang-orang tersebut tampak puas melihat Karin yg terangsang kegelian.

Selang beberapa waktu mereka mematikan pompa di anus Karin, dan melepaskan pompa tersebut dari anus Karin. Mereka pun mulai membuka pakaian mereka masing-masing. Karin mulai panik dan meminta ampun lagi pada mereka, tapi mereka tdk menghiraukan sama sekali, bahkan seorang dari mereka mulai memasukkan k0ntolnya ke lubang vagina Karin.

Sambil mulai menggesek-gesekkan jarinya ke clitoris Karin lagi, orang itu merasakan denyutan pada k0ntolnya dari vagina Karin setiap kali orang itu menggesek jarinya ke clitoris Karin. Denyutan tersebut membuat orang itu mendesah-desah nikmat dan makin cepat mengocokkan k0ntolnya di lubang vagina Karin. Seorang yg lain mulai mendekati Karin juga dan menghadapkan k0ntolnya ke arah mulut Karin. Tak bisa menolak karena kepala Karin dipegangi erat dan ditampar-tampar pipinya, akhirnya k0ntol tersebut masuk ke mulut Karin.

Sambil menjambak rambut Karin dia memaju-mundurkan kepala Karin untuk mengocok k0ntolnya didalam mulut Karin. Sesekali k0ntol tersebut dipaksa masuk hingga pangkal tenggorokan Karin yg membuat Karin terbatuk-batuk dan sulit bernafas. Seorang sisanya mencoba menyentuh-nyentuh anting pada pentil dada Karin dengan sebuah alat penyalur listrik. Alat tersebut seperti pen (pensil) yg ujungnya mengaliri listrik saat menyentuh sesuatu. Pen tersebut di sentuh-sentuh di anting pada pentil dada Karin. Tubuh Karin menggeliat-geliat tiap anting pada pentil Karin itu tersengat aliran listrik.

Karin merasa sangat tersiksa namun dia juga merasa sangat terangsang. Lalu orang yg mengocok vagina Karin itu tiba-tiba berhenti dan mengeluarkan k0ntolnya dari lubang vagina Karin. Dia mengarahkan k0ntolnya ke anus Karin. Karin memejamkan mata sambil menjerit tertahan (karena k0ntol dimulutnya itu) saat merasa anusnya mulai dimasuki k0ntol orang tersebut.

Berawal dari klimaks Karin yg seksi karena gesekan-gesekan jarinya pada clitoris Karin dan kocokan-kocokan pada anus Karin, terlihat pinggul Karin kejang-kejang kegelian, vaginanya kembali menyemburkan cairan orgasmenya dalam jumlah yg sangat banyak. Semakin cepat kocokan pada anus Karin dan semakin cepat gesekan pada clitoris Karin, semakin deras cairan orgasme Karin menyembur keluar.

Orang yg mengocok anus Karin itupun akhirnya mencapai klimaksnya dan berejakulasi didalam anus Karin. Cairan klimaksnya menyembur keluar dari k0ntolnya kedalam anus Karin. Karin yg merasakan cairan hangat tersebut memasuki lubang anusnya semakin merasa terangsang. Dada Karin juga mengejang saat anting pada pentil dada Karin tersengat listrik.

Melihat pemandangan seksi dari orgasme Karin, orang yg mengocok k0ntolnya di mulut Karin itupun menyemburkan cairan klimaksnya sambil menekan dalam-dalam k0ntolnya kedalam mulut Karin. Tanpa memperbolehkan Karin mengeluarkan cairan tersebut dari mulutnya, orang itu memaksakan k0ntolnya tetap didalam mulut Karin untuk beberapa saat hingga Karin terpaksa menelan cairan tersebut. Karin pun terbatuk-batuk saat k0ntol orang itu dikeluarkan dari mulutnya.

Mereka terlihat puas mempermainkan tubuh Karin dan pergi meninggalkan Karin begitu saja setelah seorang sisanya memuncratkan cairan klimaksnya ke arah wajah Karin yg membuat wajah Karin terlihat seksi karena dipenuhi cairan sperma tersebut. Terlihat Karin kelelahan dan tertidur dalam keadaan tersebut.

Di tempat yg berbeda, Mr. X terlihat sangat kecewa namun terangsang melihat apa yg dilakukan orang-orang tersebut pada tubuh Karin dan dia tdk bisa berbuat apa-apa sampai nanti dia bebas dari belenggu hutang yg harus dilunasinya.

Ini baru hari pertama‚Ķ masih panjang penantian sampai Mr. X bebas dan membawa Karin pulang dari tempat penyiksaan tersebut.., Cerita sex, cerita dewasa, cerita mesum, cerita ngentot, foto sex, cewek igo, seks igo berjudul “Cerita Sex Karin Si Pecandu Seks Kasar” hot terbaru 2016

resizedimage-php-bresize resizedimage-php-banner-1