Obat Pembesar Penis
musimqq-920x120
ezgif-com-add-text
Poker Online Terbesar di Indonesia Agen Poker Online Terbaik
Home » Uncategorized » Cerita Dewasa Karena Kontrakan Ku Jual Ibuku

Cerita Dewasa Karena Kontrakan Ku Jual Ibuku

resizedimage-php-elang resizedimage-php-obat

Seksigo kali ini menghadirkan cerita sex, cerita dewasa, cerita mesum, cerita ngentot, foto sex, cewek igo, seks igo berjudul “Cerita Dewasa Karena Kontrakan Ku Jual Ibuku” terbaru 2016 – Nama ku Bagus, aku sekarang kelas 3 SMA dan sekolah di salahsatu SMA swasta di jakarta. suatu hari aku pulang dari sekolah dan melihat ibuku sedang menangis di ruang tamu, aku menghampirinya dan menanyakan apa yg terjadi,

cerita sex sedarahCerita Dewasa Karena Kontrakan Ku Jual Ibuku

“Ibu nangis kenapa?” tanyaku kepada ibu sambil memegang pundaknya,-cerita sex terbaru– sambil nada tersedu sedu ibuku pun menjelaskan apa yg terjadi,
“tadi pemilik kontrakan datang kemari, dia bilang kalo kita tdk bisa melunasi kontrakan yg nunggak selama empat bulan kita akan di usir”,
“Sdh bu tenang aja pasti kita nanti punya uang untuk melunasi semua tunggakannya” kataku mencoba untuk menenangkan ibuku,
“iya nak, kamu tdk usah khawatir, ibu akan mencari pinjaman untuk melunasi kontrakan” kata ibu sambil mengusap air matanya.

Cerita dewasa terbaru, Sejak 4 tahun yg lalu aku dan ibuku hanya tinggal berdua karena ayah sdh lama meninggalkan kami pergi keluar kota dan sdh tdk pernah ada kabar, sejak saat itu ibu membuka warung kecil kecilan untuk mencukupi kebutuhan sehari hari dan penghasilannya hanya cukup untuk makan sehari-hari dan membayar biaya sekolah ku pun jg sering nunggak.

“emang total semua biayanya berapa bu ?” tanyaku,,
“jumlahnya tiga juta dua ratus ribu” jawab ibuku.
“ywdah nak sana kamu mandi terus makan, ibu sdh siapakan makanan” suruh ibuku sambil dia beranjak dari sofa,
“baik bu”..

Cerita mesum terbaru, malam itu aku lihat ibuku sedang melamun di sofa, ibu sangat terlihat cantik waktu itu, dia memakai jilbab warna pink dan memakai rok panjang dgn kaos lengan panjangnya. Sebenarnya aku sdh lama menyimpan keinginan untuk bisa bersetubuh dgn ibuku, dgn wajahnya yg cantik walau sdh berumur 38 tahun dan payudaranya yg besar dan masih terlihat kencang aku selalu nafsu dan sering ber onani dngan menciumi BH nya .

Akupun menghampiri ibu di sofa,

“ibu kenapa dari tadi koq melamun” tanyaku sambil memeluk pundaknya dari samping.
“gak apa apa nak, ibu cuma memikirkan bagaimana selama dua minggu ibu bisa mendapakan uang sebanyak itu”..

Entah setan dari mana aku memberanikan diri untuk mengelus dadanya,

“mmmm kamu ngapain nak, kaya anak kecil deh megangin tetek ibu”,,
“mmmm gpapa bu, Bagus cuma ingin menghibur ibu saja” kataku dgn terus mengelus tetek ibuku,
“menghibur ibu? ni malah bikin ibu geli” kata ibuku dgn di ikuti nada desahan.
“bu, ibu kan udah lama gak ketemu ayah pasti ibu dah lama gak pernah ML donk” tanyaku dgn berani,
“mmhh kamu ngomong apa sih Gus, koq ama ibu kamu sendiri ngomongnya gitu”

Yg mulanya hanya sentuhan lembut di dadanya kini menjadi remasan liar di buah dada ibu ku,

“Bu ngesex yuk , Bagus nafsu nih”

beberapa menit ibu ku tdk menjawab yg ada hanya desahan yg keluar dari mulutnya karena remasan ku di teteknya semakin gencar.

“ahhh,, yaudah nak yuk kita kekamar, tp inget jangan bilang ke siapa siapa ya”

Dgn perasaan senang akhrnya aku menuntunnya ke kamar ku.

di kamar aku segera melemparnya ke kasur dan mencium bibirnya dgn ganas,,

“mmhh ibu lepas jilbab dulu nak mmmhh ” kata ibuku dgn tersendat sendat karena bibirnya sibuk aku cium,,
“mmmhhh jangan bu, ibu cantik kalo pake jilbab. jangan di lepas ya” karena sdh nafsu banget akhirnya aku menyingkap rok panjangnya dan melepas CD nya, wow vagina ibuku sangat tembem dgn di tumbuhi jembut yg tdk terlalu lebat.

Akhirnya dgn ganas aku langsung mencium vaginanya dan mejilatnya,,

“ssllrrppp sllrrppp ssruuppp” bunyi bibirku yg menyapu habis vaginanya..
“Mmmmmpphhh terussss Gusssss,, terusss jilatt ooogghhhh jangan berhentii ooouuuuuhhhh” teriak ibu ku sambil mendorong kepalaku lebih dalam ke vaginanya

Aku tahu ibu pasti suka di perlakukan begini karena sdh lama tdk mendapatkan sentuhan lelaki.
selama 5 menit aku menjilat vaginanya dan akhirnya ibu pun klimaks,

“OOOhhhh ohhh Bagusssssss oohhhhh”, Tubuhnya pun mengejang hebat di iringi dngan teriakan desahan.

aku pun melepas celana dan keluarlah penisku yg siap mengaduk aduk rahim ibu ku, aku membimbing penisku ke mulut ibuku dan dgn lahap dia menghisapnya,,

“AAhh aaahhh enak bu, sedot terus bu”, aku jg tdk lupa mengangkat kaosnya dan melepas BHnya, aku remas teteknya dan sesekali menarik putingnya dgn keras.

“nak cepet masukin penis kamu ke vagina ibu, ibu dah gak tahan” perintah ibu ku sambil dia membuka lubang vaginanya lebar lebar, aku pun menurutinya dan BLESSSSSSS,, penisku masuk ke dalam vaginanya yg sdh basah kuyup akibat aku jilat tadi..
“mmmpphhhh nikmat banget Gus, genjot ibu terus Gus. kawinin ibu ampe kamu puas”

Aku pun menggenjot vagina ibuku dgn tempo yg cepat..

“Cleeekkk Cleeekkk Cleeekkkk” suara antara penis ku dan vagina ibuku terdengar begitu keras.
“Oohhhh ibu, vagina ibu enak banget ahhhhh, Bagus pengen ngentot ama ibu tiap harii ohh ahhh”
“iya nak, tubuh ibu milik kamu sekarang, terserah mau kamu apainn oogghhh aghhh ohhhh.. penis kamu panjang banget ampe mentok di rahim ibu sshhh ahh ahh ”

Selama persetubuhan ini, ibu sering mengucapkan kata kata jorok karena saking nikmatnya dan dia telah terbawa oleh nafsu birahinya,,

“ohhh anjing, bangsattttt ,, ni penis gede banget ampe linu vagina ibu.. sialan ohhh oogghhh ohhh” akhirnya ibu pun mencapai klimakss dan tubuhnya mengejang seperti orang kesetrummm..
“oohhhh Bagussssss ibu akkhh akk ibu keluarrr ochhh”

Aku pun segera mengganti posisi dgn woman on top, ibu ada di atas dan aku suruh ibu untuk menggenjot penis ku, goyangan pinggulnya yg hebat membuat penis ku makin keras dan ingin mencapai klimaks.

Selama 5 jam kita melakukan persetubuhan, aku sdh ngecrot di dalam rahimnya sebanyak 4x. Aku tdk khawatir dia hamil karena ibu mengikuti program KB sejak dulu.

“mmmpphhhh ampun nakkk stopp donkk ,, ibu dah gak kuattt ahhh ” pinta ibuku sambil matanya terpejam menahan ngilu di vaginanya, tp karena aku masih nafsu aku tdk menghiraukan permintannya.. sampai akhirnya ibu tertidur karena lelah dan aku masih menggenjotnya.

aku pun lelah dan berhenti menyetubihnya, dan terbesit ide gila di pikiranku.

Paginya ibu bangun dan langsung aku hampiri,

“ibu mainnya semalem hebat bgt” kataku sambil mencium bibirnya
“kamu jg sayang, ampe lemes ibu”..
“Oiya bu, aku punya ide untuk mendapatkan uang 3 juta untuk melunasi kontrakan”,,
“ide apa nak” tanya ibuku dgn nada penasaran.
“bagaimana kalo tubuh ibu aku jual ke temen temen Bagus, ibu kan masih cantik terus sexy lagi pasti temen-temen Bagus mau deh bayar mahal”
“hah, ibu jadi pelacur gitu ? kamu gila deh” jawab ibuku dgn nada marah
“yah daripada kita di usir bu, kita mau tinggal di mana kalo di usir”

setelah pikir panjang akhirnya ibu ku pun mau, tp di memberikan syarat kalo uang sdh terkumpul dia tdk lagi mau di jual ke temen-teman Bagus.

Besoknya aku memberi foto ibu ku ke Tito, dia ada lah anak orang kaya yg sebnarnya jg suka ama tante tante.

“Gimana To, seksi kan nyokap gw”,,
“Hmm cantik jg, ok berapa lu bajetin nyokap lu?” tanya Tito
” 4juta deh sepuasnya, lu mau main di mana jg terserah lu” tawarku ke Tito.
“mahal banget, tpii ok lah,,, nyokap lu gw bawa ke rumah gw sselama satu minggu dan gw ngajak 8 orang temen gw” jawab Tito
“hah 1 minggu, bisa jebol nyokap gw.. 8 orang lagi” jawab ku kaget
” lu mau gak? lu butuh duit kan, lagian jg tadi lu bilang sepuasnya. kalo gak mau ya udah” kata Tito
“emm ok dah, ntar lu kerumah ikut gw. tp gw boleh nonton ya To hahahahahahahha”
“dasar lu gak mau rugi, ok lah tp gak ikut main ya. kan lu bisa kapan aja ngentot ama nyokap lu” Aku pun menyetujui syarat Tito,

Sepulang sekolah meluncurlah kami ke rumah ku, aku berbicara kepada ibu. awalnya ibu ragu ragu tp karena kepepet ibu akirnya mau.

Di bawalh ibu kerumah Tito yg besar dan di sana sdh menunggu temen Tito . Langsung saja ibu di telanjangi di kamar Tito dan di raba raba sehingga ibu keliatan terangsang, aku hanya bisa duduk menyaksikan karena kalo aku ikut main Tito tdk mau bayar uangnya.

penis mereka di sepong ibu secara bergantian, dan salah satu dari merka menyodomi pantat ibu.. Tito pun tdk mau kalah, langsung saja dia menyodk vagina ibuku..

“ohhh vagina nyokap lu enak jg Gus hahahha”.
“oohhh ahhh sshh pelannn donkk emmm ohhh” desah ibu karena menerima serangan di kedua lubangnya secara bersamaan.

7 jam mereka mengerjai ibu dan memuntahkan sperma di tubuh ibu ku, ibu benar benar terlihat berantakan dgn tubuh yg di lumuri sperma dan vagina yg terus mengeluarkan air mani karena saking banyaknya yg masuk ke rahimnya.
kadang mereka mengikat ibu dan menyodok vaginanya dgn posisi nungging, mereka jg menyruh ibu menari striptis setelah itu ibu di suruh menjilat penis mereka satu satu dan di sedot sampe merka klimas dan ibu harus meminum air mani mereka.

Mereka jg mengocok vagina ibu secara brutal sampe ibu terkencing kencing dan triak dgn histeris, dan lebih gila lagi mereka melakukan fisted di vagina ibuku. Mereka memasukan kepalan tangan mereka ke dalam vagina ibu sampe ibu pingsan.

Begitulah selama seminggu mereka menyiksa ibu dgn berbagai gaya sex, dan Tito pun membayar uangnya sesuai dgn janji. Setelah itu kami berdua pun pulang dan membayar uang kontrakan sehingga kami tdk jadi di usir. karena penghasilan yg tinggi akhirnya ibu pun ketagihan untuk melakukan pekerjaan itu lagi, satu orang aku tarifin 500rbu sekali main. kdang sehari ibu melayani 5 orang atau lebih, dan tiap malam ibu melayani nafsuku dgn mempratekkan berbagai gaya. Cerita sex, cerita dewasa, cerita mesum, cerita ngentot, foto sex, cewek igo, seks igo berjudul “Cerita Dewasa Karena Kontrakan Ku Jual Ibuku” terbaru 2016

2 comments

  1. oh begitu,
    ijin nyimak dulu aja ya 😃
    trus ninggalin jejak..
    siapa tahu ada yang mau komeng dari yang lain.…thx

  2. Buset mantep bgt, cuma kecepatan temponya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*