Obat Pembesar Penis
musimqq-920x120
ezgif-com-add-text
Poker Online Terbesar di Indonesia Agen Poker Online Terbaik
Home » Cerita Dewasa Umum » Cerita Sex Hot Pengalamanku Di Beijing

Cerita Sex Hot Pengalamanku Di Beijing

resizedimage-php-elang resizedimage-php-obat

Seksigo web khusus dewasa yg berisikan artikel cerita sex, cerita nyata, cerita ngentot, cerita mesum, cerita dewasa dengan judul “Cerita Sex Hot Pengalamanku Di Beijing” dan foto hot terbaru 2016

cerita sex, cerita dewasa, cerita ngentotCerita Sex Hot Pengalamanku Di Beijing

Pada kunjunganku ke Beijing, rombongan kami dibawa tour keliling Kota Terlarang. Rombongan kami menggunakan bus, mungkin ada sekitar 30 orang. Kota terlarang cukup luas utk dijelajahi dgn berjalan kaki. Aku tdk berminat utk mengikuti terus rombongan, karena perjalannnyanya bakal cukup jauh.

Aku berdua dgn temanku yg biasa kupanggil Gasfar. Kami memisahkan diri dan kelak kami akan kembali ke tempat semula kami masuk. Beberapa situs yg menarik kami berhenti agak lama. Sekitar 1 jam aku mengajak Gasfar utk kembali ke bus kami.

Cerita sex terbaru, Bus kami ternyata tdk ada di tempat. Ada 2 kemungkinan, kami ditingal atau bus kami pindah parkir menunggu di pintu keluar. Kami bertanya ke sana kemari, tdk ada yg bisa memberi tahu dimana pintu keluar. Masalahnya kami tdk bisa bahasa Mandarin, yg kami tanya, sama sekali tdk paham bahasa Inggris.

Kami berusaha bertanya menggunakan bahasa isyarat, tp tak satupun orang yg memahaminya. Akhirnya kami memutuskan kembali ke hotel menggunakan taksi. Aku memang selalu mengantongi korek api hotel tempat kami menginap Paling tdk menunjukkan korek api ke supir taksi, pasti dia tahu alamat hotel kami..-cerita mesum-

Kami keluar dari pintu depan Kota Terlarang yg langsung berseberangan dgn Lapangan Merah. Dlm perjalanan kami berdua kebelet kencing. Celingak-celinguk melihat sekitar, tdk ada tanda-tanda ada WC dekat situ. Di arah jam 2 kami melihat sekumpulan food stall. Kami yakin dekat sana pasti ada WC.

Cerita dewasa terbaru, Setiap orang yg berpapasan kami tanya dimana WC, tak seorang pun paham. Kami memang membawa buku kecil yg berisi terjemahan bahasa Indonesia – Mandarin.-cerita hot- Tp di situ tdk kami temukan istilah WC. Semua istilah sudah kusebutkan mulai dari WC, toilet, kakus, sampai pakai bahasa daerah segela karena jengkel, tdk ada orang yg mengerti.

Aku makin bingung mau berkata apa lagi. Utk memakai bahasa isyarat, agak sukar jg gesturenya, apalagi yg kutanya, penjaga warung adalah cewek. Tp karena udah kebelet banget, akhirnya dgn bahasa isyarat aku menggenggam kedua tanganku dgn jari telunjuk mengacung lalu kuletakkan di depan kemaluan.

Si mbak ternyata ngerti, dia tersenyum lalu menunjuk ke satu arah. Ternyata WCnya ada di balik bangunan. Tdk ada tanda-tanda yg bisa dibaca dlm huruf latin. WC nya kotor banget, tp apa boleh buat sudah tersesak berat akhirnya kami tambahin kejorokan WC itu dgn memancurkan air seni.

Cerita mesum terbaru, Lega rasanya, tinggal satu persoalan lagi, bagaimana caranya mencari taksi dan kembali ke hotel. Kami sempat foto-foto dulu di depan gambar Ketua Mao di pintu utama Kota terlarang.

Beberapa kali kami melambai taksi, tp tak satu pun mau berhenti. Di tempat kami mencegat taksi memang tdk tampak ada mobil yg berhenti. Aku berpikir, mungkin di jalan raya ini mobil dilarang stop.

Sementara aku sibuk mencari-cari dimana tempat taxi shelter, si Gasfar sibuk pula menyapu pandangan ke orang yg lalu lalang. Tiba-tiba di memanggil namaku dan dia mengatakan ada 2 cewek, yg istilah kami “ngelawan”. Maksudnya dia tdk menghindar tatapan mata kami. Menurut Gasfar kedua cewek ini bisa digarap.

Aku setengah yakin, setengahnya ragu . Aku agak yakin, karena Gasfar pernah menerapkan “ilmu” tebar pesona di Teheran, dan berhasil. Ketika itu kami berdua sedang di restoran, dan ada cewek di meja lain yg duduk membelakangi kami. Gasfar bilang, sebentara lagi tuh cewek di depan kita bakal ngelihat kita. Eh bener jg karena nggak lama kemudian keduanya menoleh kebelakang dan tersenyum ke kami.

Nah setengahnya kurang yakin karena kami tdk bisa bahasa Mandarin, lantas bagaimana caranya “menghasut” cewek agar bisa kami “bawa”. Seandainya pun bisa bahasa Mandarin apa yg mau diomongi utk nenteng mereka.

Keduanya cewek remaja manis-manis. Gasfar mendekati keduanya dan cewek-cewek itu seperti menunggu kedatangan Gasfar. Aku melihat dari kejauhan dan sepertinya mereka bercakap-cakap. Apa yg diomongi, aneh jg. Namun mereka lalu mendatangiku.

“Mereka mau nunjuki tempat ambil taksi,” kata Gasfar.

Aku hanya menyebut taxi mereka mengangguk, lalu menunjuk arah di seberang lapangan merah. Aku melihat tempat yg ditunjuk, cukup jauh jg. Jalan di depan kami saja yg akan diseberangi terlihat lebar sekali dan lapangan merahnya jauh lebih lebar.

Si Gasfar minta aku menuruti saja petunjuk ke dua cewek itu. Aku pun oke saja akhirnya. Mereka berjalan di depan dan kami mengikutinya di belakangnya.

“Kayaknya bisa dibawa ke hotel, ” kata Gasfar.

Aku agak kurang percaya, sebab waktu itu kabar yg kami dengar pemerintah Cina sangat ketat soal membawa pasangan orang lokal oleh orang asing. Setelah jalan cukup jauh akhirnya kami sampai ke taxi shelter, dan ternyata di situ banyak sekali taksi.

Entah bahasa apa yg dipakai Gasfar, sehingga kedua cewek itu mau ikut naik taksi ke hotel. Aku duduk di depan dgn pengemudi dan mereka bertiga dibelakang. Waktu saat itu sudah menunjukkan jam 5 sore.

Setelah sampai di Holiday Inn tempat kami menginap, aku menyarankan ke Gasfar utk dibawa ke restoran dulu. Kalau langsung ke kamar, aku khawatir nanti kepergok teman-temen.

Cerita Ngentot Hot Pengalamanku Di Beijing

Kami berempat minum kopi teh dan menyantap snack. Kedua cewek itu sama sekali tdk mengerti bahasa Inggris. Mungkin dia hanya paham 3 kata, yes, no dan taxi.

Si Gasfar memang kuakui ke pakarannya dlm memikat cewek. Meski terkendala bahasa, tetapi dia bisa menahan kedua cewek itu cukup lama di restoran. Strateginya mengajak kedua cewek itu utk berdisco nanti malam di hotel Ini. Memang di lantai basement ada disco Xanadu. Kedua cewek itu mengangguk-angguk. Berarti mereka paham dan mau diajak disco.

Dgn bahasa isyarat Gasfar berhasil menyampaikan maksud bahwa disconya buka masih lama, jadi sementara itu menunggu di kamar dulu. Anehnya kedua cewek itu ngerti dan dia bangkit bersama Gasfar utk naik ke kamar. Sementara itu aku membereskan bill. Aku memang menghindar naik lift bersama mereka, takut kepergok sama temen-temen.

Aku memang sekamar dgn Gasfar. Dia berhasil dgn sukses memasukkan kedua cewek itu ke kamar. Karena kerja keras Gasfar dan berhasil memasukkan cewek ke kamar, maka dia yg berhak memilih pasangannya. Aku sih di kasih yg mana saja oke, karena keduanya lumayan manis, cuma yg satu kelihatan dewasa yg satu lagi imut.

Persoalan berikutnya adalah bagaimana menggarapnya. Aku tahu Gasfar tdk bisa bermain kalau ditonton, atau ada pasangan lain main di sebelahnya. Pengalamanku ketika kami sekamar di Solo, lampu kamar dimatikan dan kasur spring bed diturunkan lalu di tegakkan sehingga menghalangi pandangan dari bed yg sebelah.

Sementara aku masih belum menemukan jawaban, tiba-tiba perutku mules pengen buang air besar.Aku masuk dan duduk sambil menghayal dan merokok. Aku sengaja berlama-lama meski sudah selesai. Aku memberi kesempatan Gasfar utk “mengolah”. Aku nanti terima bersihnya.

Pintu kamar mandi diketuk-ketuk, kedengarannya Gasfar minta aku buka pintunya. Begitu dibuka si cewek imut di dorong masuk.

” Sudah oke garap aja,” kata Gasfar.

Aku rada shock jg bagaimana mulai ngomongnya. Lagi aku bingung sambil menyulut rokok, eh dia malah minta rokokku. Bukan hanya rokok yg kukasikan, tetapi aku kemudian memeluknya dari belakang. Dia diam saja malah ngelendot.

Aku menciuminya dari belakang, rambutnya wangi.Tanganku tanpa basa basi meremas kedua payudaranya yg tdk terlalu besar. Dia diam saja. Aku makin berani, tanganku mencari jalan utk masuk ke balik bajunya. Sampai akhirnya aku berhasil meremas kedua susunya yg cukup kenyal..

Bajunya kubuka dia membantu dgn memberi jalan agar lebih mudah membukanya. Sambil bersandar di wastafel aku secara bertahap menelanjangi, sampai tinggal celana dalamnya. Badannya putih sekali, Asli Cina dan di Beijing pula. Kemaluannya aku remas-remas dari luar celana dalamnya. Lalu tanganku menyelusup ke dlm. Rambut bawahnya cukup tebal, dan tdk begitu keriting.

Jariku leluasa mengobok-obok kemaluannya yg sudah agak lembab. Kuturunkan celananya dan aku pun lalu menelanjangi diriku. Dia sangat cooperative. Kami berpelukan berhadap-hadapan dan k0nt0lku ku gerser-geserkan ke kemaluannya.

Aku lalu menutup toilet dan aku duduk diatasnya. Dia kuminta duduk dipangkuanku dgn posisi berhadap-hadapan. Pelan-pelan kuarahkan k0nt0lku memasuki memeknya sambil dia merendahkan badannya, sampai semua k0nt0lku masuk. Hangat sekali di dalamnya dan cukup menjepit. Dia lalu menaik turunkan dan memutar-mutar pinggulnya.

Mungkin sekitar 10 menit kami bermain, sampai aku merasa mau ejakulasi. Dia kupeluk erat dan lepaslah spermaku di dlm memeknya. Aku tdk tahu apakah dia sudah orgasme apa belum. Tp yg kurasakan kemaluannya cukup legit jg.

Kami lalu membersihkan diri di bak mandi sambil menyemprotkan air hangat. Dia menyabuni k0nt0lku sambil berjongkok. Setelah bersih, dikulumnya k0nt0lku. Lututku terasa lemas sehingga aku mencari tempat utk duduk di pinggir bak mandi. Dia meneruskan mengulum k0nt0lku sampai akhirnya berdiri kembali. Dia jago jg mengulum sehingga barangku tdk perlu lama-lama istirahat sudah bisa bangun lagi.

Kamar mandi hotel cukup lega sehingga aku bisa menggelar handuk di lantai. Dia kuminta tidur telentang beralas handuk dan aku menindihnya. Permainan man on the top cukup lama jg berlangsung. Aku lalu minta bergnati posisi, sehingga dia yg berada di atasku. Meski imut anak ini jago jg mainnya. Dia mendesis-desis dan akhirnya mengerang panjang. Mungkin dia mencapai orgasme. Karena setelah mengerang di telungkup memelukku.

Setelah orgasmenya reda posisi kubalik seperti posisi semula dan giliran aku yg menggenjotnya. Memeknya licin sehingga aku agak lama baru akhirnya bisa ejakulasi.

Cerita Sex Hot Terbaru Pengalamanku Di Beijing

Lumayan dapat 2 ronde. Kami membersihkan diri lalu berpakaian, dan keluar dari kamar mandi. Di luar Gasfar rupanya jg sudah selesai, karena mereka sudah berpakaian kembali.

Kami ngobrol sebentar dgn bahasa gado-gado. Gasfar mengisayaratkan aku dan dia ngomong sambil berbisik bahwa cewek ini kasih uang taksi aja biar pulang sendiri. Gasfar menganjurkan aku memberi 50 dolar AS, dia jg memberi jumlah yg sama ke ceweknya. Pada waktu itu, dolar AS masih Rp 2.400. Jadi kira-kira ya Rp 120.000. Mereka senang menerima dolar kami dan mereka mau pulang sendiri tanpa kami antar turun ke lobby.

Setelah mereka keluar kamar, Gasfar mengaku bahwa cewek yg dipilihnya barangnya kurang enak, agak longgar. Jadi dia cuma main sekali saja.

” Ah salah sendiri, kan itu pilihan ente,” kata ku.

Cerita sex, cerita nyata, cerita ngentot, cerita mesum, cerita dewasa dengan judul “Cerita Sex Hot Pengalamanku Di Beijing” dan foto hot terbaru 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*