Alat Bantu Sex Wanita
online online
Bandar Bola
Bandar Domino, Poker Online, Domino QQ, Domino Online Pembesar  Penis Vimax
bandar poker bandar poker bola tangkas agen bola online togel singapura agen ibcbet agen poker
Home » Cerita Pesta Sex » Cerita Dewasa Pesta Sex Liar Dengan Kolega Kerjaku

Cerita Dewasa Pesta Sex Liar Dengan Kolega Kerjaku

resizedimage-php-obat

Cerita Sex – 22 Februari 2006, jam 16.00, suasana di kantor mulai terlihat menurun aktifitasnya. Terlihat beberapa staf dan karyawan lain ada yang berbincang-bincang untuk menghabiskan waktu. Iwan dan Budi, rekan kerja dari divisi marketing, tiba-tiba datang ke ruangan kerjaku.

cerita pesta sex terbaruCerita Dewasa Pesta Sex Liar Dengan Kolega Kerjaku

“Hai, Bram! lagi sibuk nggak?” tanya Iwan kepadaku.
“Nggak. Ada apa?” kataku sambil membereskan berkas-berkas kerjaanku yang sudah selesai.
“Kamu ada waktu nggak nanti selepas kerja?” tanya Iwan sambil mendekat.
“Emangnya ada apa, sih?” tanyaku sambil memandang Iwan dan Budi bergantian

Mereka berdua saling pandang lalu tersenyum. – cerita pesta seks

“Nanti selepas kerja kami ada acara khusus dengan tiga kolega bisnis..” kata BUdi sambil tersenyum.
“Karena kami kuran 1 orang, maka kami ngajak kamu..” sambung Budi lagi.

Aq hanya mengerenyitkan alis karena belum mengerti maksud mereka. – party sex hot

“Emang siapa mereka? Acara khusus apa?” tanyaku
“Pokoknya kamu ikut dulu deh. Dijamin puass..” kata Budi sambil menatap Iwan.

Lalu Iwan dan Budi tertawa. Aq pun ikut tertawa walau belum mengerti apa apa.

“Mana bisa menentukan sesuatu kalau aku belum tau apa yang akan di lakukan?” tanyaku.
“Kami ini ada janji bertemu dengan tiga orang marketing Carrefour untuk memperlancar bisnis..” bisik Iwan ke telingaku.
“Lalu apa urusanyya denganku” tanyaku lagi
“Mereka semua cewek, Bram.. masak sih belum ngerti juga” Kata Iwan.

Aq mulai bisa menangkap arah pembicaran mereka berdua.

“Terus acara khususnya itu apa?” tanyaku lagi.
“Begini, Bram..” kata Budi. “Ini bukan pertama kalinya kami have fun dengan mereka… ngerti, nggak? tegas Budi sambil tersenyum menatapku.

Aq sekarang sudah mulai mengerti maksud mereka.

“Ya aq ngerti..” kataku sambil tersenyum. “Jam bearapa dan dimana?” tanyaku.
“Ketemu mereka Jam setengah tuju di hotel xxx,” kata Iwan
“Oke, saya ikut..” kataku.

Setelah beralasan ada lembur di kantor pada istri, aq Iwan dan Budi segera menuju ke hotel xxx menjelang jam setengah tuju. Disana sekitar jam 6.10, kami bertemeu dengan 3 cewek relasi bisnis Iwan dan Budi.

Aq dikenalkan kepada mereka. Mereka adalah, Dewi (26thn) single, Ayu (28 thn) sudah bersuami, dan Mila (23 thn) single. Penampilam mereka sangat menarik sebagai wanita karier. Kecuali Ayu yang agak gemuk, penampilan mereka sangat ramping dan enak di pandang lengkap dengan dandanannya.

“Kita maka dulu atau gimana, nih?” tanya Budi
“Nggak usahlah, kami dah makan kok” kata Mila sambil tersenyum ke arahku.

Aq balas senyum. Akhinya setelah booking kamar, kami segera masuk. Terus terang aja saat itu aq bingung sangat bingung harus bagaimana karena aq sama sekali belum pernah melakukan hal seperti ini. Aq banyak diam jadinya

“Udah berapa kali ikut, Bram?” tanya Mila sambil duduk merapat kepadaku.
“Baru kali ini” kataku sejujurnya sambil tersenyum.

Mila pun tersenyum manis. Saat itu aq lihat Iwan dan Ayu sudah mulai bercumbu di kursi. Tangan mereka sama-sama aktif saling meraba, mengelus dan meremas tubuh pasanganya. Sedangkan Budi dan Dewi terlihat saling melepas pakaian masing-masing di atas ranjang besar. Setelah benar-benar bugil mereka langsung bergumul berpelukan sambil tangan mereka bergerak bebas di tubuh pasanganya. Melihat hal itu, k0ntolku mulai menegang. Benar-benar pemandangan yang membuat gairahku bangkit.

“Kok cuma diem aja sih, Bram…?” kata Mila sambil naik ke pangkuanku.

Tanpa ragu, mungkin sudah terbiasa, Mila langsung mencium bibirku dengan buas. Sementara tangan Mila bergerak membuka semua kancing bajuku. Aq pun membalas ciuman Mila dengan buas pula. Tanganku mulai meremas-remas toket lalu membuka semua kancing baju Mila. Tak tanggung, Bra nya juga segera saya lepas.

“Emmhh… sshhhh..” desah Mila disela-sela kami berciuman ketika tanganku meremas toket dan memilin-milin puting Mila

Tak lama kemudian Mila turun dari pangkuanku. Dilepas rok mini dan CD nya yang dia kenakan. Aq pun demikian. Kubuka seleuruh pakaian sampai kami sama-sama bugil. Mila langsung memelukku dan kembali melumat bibirku dengan buas sambil tanganya menggenggam dan mengocok pelan batang k0ntolku. Rasanya sungguh nikmat… Aq pun balas ciuman Mila sambil meremas pantat indahnya. K0ntolku sesekali menusuk perut langsingnya.

Ciuman Mila lalu turun ke dadaku, dicium, dijilat dan digigit pelan puitngku, lalu lidahnya makin turun ke perut. Lidahnya berhenti ketika menyentuh bulu kemaluanku yang cukup lebat. Tangan Mila tetap mngocok pelan batang k0ntol sambil menatap mataku.

Kemudian ketika mulut Mila menjilat, mengulum dan menghisap k0ntolku, terasa hangat dan nikmat yang luar biasa. Apalagi ketika Mila melepas kulumannya lalu mengocok batang k0ntolku dengan cepat, lalu mengulumnya lagi… Rasa nikmat yang benar-benar luar biasa. Aq hanya bisa terpejam dan mengocok k0ntolku keluar masuk di mulut Mila.

“Gantian donk, Bram..” kata Mila sambil bangkit lalu memeluk dan melumat bibirku. Aq mengangguk.
“Dimana Mil?” tanyaku.
“Di tempat tidur aja..” kata Mila sambil menarik tanganku ke tempat tidur.

Saat itu Budi sedang ngentot Dewi. Mila segera merebahkan tubuhnya di samping Dewi, aqpun langsung mengangkangkan pahanya lalu lidahku mulai menjilati semua sudut memek Mila yang bersih tak berbau. Rintihan dan erangan serta gelinjangan tubuh Mila sangat jelas ketika menikmati nikmatnya dijilat memek. Sesekali tangan Mila meremas rambutku lalu menekankan kepalaku ke memeknya.

“Cepat naik, Bram.. aq sudah nggak tahan.. entot aq!” pinta Mila dengan nada bergetar.

Aqpun langsung bangkit dan segera menusukkan batang k0ntolku ke lubang memek Mila yang sudah becek sehingga memudahkan masuknya K0ntol. Tak lama aq dan Mila sudah bermandikan keringat dihiasi dengan rintihan dan desahan kenikmatan yang keluar dari mulut kami seiring kocokkan batang k0ntolku di lubang memek Mila.

Ada suat hal yang lebih memanaskan suasana ketaka aq asyik ngentot Mila entah sudah berapa posisi, Tiba Dewi yang sedang di entot Budi disebelah kami, tangan Dewi memegang pundakku lalu menarik leher agar mendekati wajahnya, lalu di lumatnya bibirku habis. Aq membalas ciumanya sambil tetap ngentot Mila. Sedangkan tanganku satu meremas-remas toket Dewi yang sedang asyik di entot Budi. Hal ini tambah memberikan suatu energi buatku untuk memacu birahi.

“Bram, gantian…!” tiba-tiba Budi menepuk pundakku sambil mengeluarkan batang penisnya dari memek Dewi.

Tanpa banyak kata aq pun langsung menarik keluar k0ntolku dari memek Mila. Tak lama kemudian Budi mulai ngentot Mila. Ketika aq mau mengangkangi tubuh Dewi, tiba-tiba Dewi bangkit lalu memegang k0ntolku yang masih basah oleh lendir memek Mila. Dikcoknya k0ntolku lalu mulutnya mengulum dan menjilat k0ntolku.

Di sudut terlihat Iwan sedang mengocok penisnya di lubang pantat Ayu. Ayu terpejam entah merasakan apa. Iwan terpejam sambil terus mengocok penisnya dengan cepat, sampai akhirnya terlihat Iwan menarik keluar penisnya dari lubang pantat Ayu lalu tampak pejuh Iwan nyembur di pantat Ayu. Iwan terkulai lemas sambil memeluk Ayu dari belakang di atas kursi.

“Ogghhhh… Fuckk!!! Ogghhhh” terdengar teriakan Mila ketika mendapat kenikmatan ketika K0ntol Budi mengocok memeknya.
“Masuukin sini, Bram..” pinta Dewi sambil merebahkan tubuhnya menyamping.

Jari Dewi ditusukkan ke lubang pantatnya. Sejenak aq terdiam, ragu karena tidak pernah melakukannya. Tapi dorongan nafsu yang kuat akhirnya menghilangkan keraguanku itu. Aq basahi kepala k0ntolku dengan ludahku agar licin. Lalu dengan pelan aq tusukkan kepala k0ntolku ke lubang pantat Dewi. Mata Dewi terpejam sambil memegang batang k0ntolku. Lama-lama kepala k0ntolku masuk ke lubang pantatnya, lalu perlahan aq tekan lebih dalam lagi sampai akhirnya 3/4 bagian batang k0ntolku masuk lubag pantatnya. Perlahan aq mulai meyodokkan keluar masuk kontol di lubang pantat Dewi. Mulanya tampak Dewi menggigit bibir, tapi lama-lama matanya terpejam dan terdengar rintihan kenikmatan.

“Agghhh… eemmhhh..” desah Dewi sambil menggerakkan pantatnya.

Wow..!! Merupakan suatu pengalaman yang sungguh luar biasa… Aq merasakan nikmat yang tiada duanya ketika lubang pantat Dewi sangat rapat menjepit ketika aq mengocok k0ntol di lubang pantatnya.

Sementara Dewi pun tampak meikmati posisi ini. Sewaktu aq masih merasakan nikmatnya k0ntol mengocok lunag pantat Dewi, terdengan Budi mengerang sewaktu pejuhnya menyembur di dalam memek Mila.

“Jangan dicabut dulu, Bud! Aq juga mau sampai!” kata Mila dengan suara serak tertahan. Pinggulnya bergoyang lebih cepat sambil mendesakkan memeknya ke k0ntol Budi agar masuk lebih dalam.

Tak lama kemudian,

“Aaagghhh… Fuckk! Fuckkk! Ogghhhhh….” erang Mila mecapai puncak orgasme.

Tubuh lunglai Budi ambruk memeluk tubuh Mila. Sementara aq terus mengocok lubang pantat Dewi. Erangan-erangan nikat kami terus terdengar. Sampai akhirnya aq merasakan ada dorongan kuat yang ingin keluar dari kont0lku. Kocokkan k0ntolku kupercepat.

“Aq mau keluar, Dewi..” kataku sambil mata terpejam.

Kutekan dalam-dalam k0ntolku hampir masuk semua ke dala lubang pantat Dewi.

Lalu, crett.. crett.. crett… pejuhku nyembur banyak di dalam lubang pantat Dewi. K0ntolku terasa makin hangat di dalamnya. Dewi tersenyum.

“Gimana rasanya?” tanya Dewi tersenyum.
“Waahh… Benar benar nikmat..” kataku sambil menarik keluar k0ntolku perlahan.

Tampak pejuhku banyak menempel di batang k0ntolku, lalu tampak pejuh yang keluar dari dalam lubang pantat Dewi. Dewi bangkit lalu meraih sprei dan mengelap pejuh yang keluar dari lubang pantatnya serta k0ntolku. Malam itu kamu melakukan sampai dua kali persetubuhan dengan berganti pasangan. Hanya sekitar empat jam kami menikmati malam itu.

Setelah kami mengenakan pakaian, aq bertukar kartu nama dengan mereka. Lalu kami pulang. Entah kapan lagi bisa ada ajakan khusus seperti itu lagi…

Malam itu benar-benar pengalaman pertamaku yang sangat luar biasa. Ngnetot ramai-ramai sambi berganti-ganti pasangan benar-benar membuat gairah sex ku malambung tinggi. Apalagi ditambah dengan anal sex yang baru pertama kali kulakukan. Nikmatnya luar biasa dan tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata.

resizedimage-php-bresize resizedimage-php-banner-1