Alat Bantu Sex Wanita
Balo Goal
Home » Cerita Dewasa Selingkuh » Cerita Sex Mbak Isma Semakin Liar

Cerita Sex Mbak Isma Semakin Liar

Cerita sex selingkuh, cerita dewasa selingkuh, cerita mesum ipar, cerita dewasa indonesia – Cerita sex ini benar-benar cerita nyataku. Awal cerita ini, saat aq berkunjung ke tempat kakak iparku bersama anak istriku, karena libur panjang jadi kami sekeluarga pergi ke rumahnya Mbak Isma, perlu diketahui mbak Isma adalah kakak kandung dari istriku.

cerita sex ngentot kakak ipar

Cerita Sex Mbak Isma Semakin Liar

Mbak Isma merupakan kakak ipar yg sangat ku sayangi. Mbak Isma adalah anak tertua di keluarga istriku, sedangkan istriku adalah anak ke dua. Sudah dua tahun yg lalu mbak Isma berpisah dengan mas Hendro (nama samaran), suaminya. karena MASALAH EKONOMI. Dan kini mbak Isma harus berjuang merawat dan membesarkan Dino anak satu-satunya seorang diri.

Hari ini kami sekeluarga berniat mengadakan acara makan siang di rumah mbak Isma. Rena(nama samaran) istriku, sudah sejak pagi dia sibuk berbelanja kebutuhan untuk makan siang bersama dirumah mbak Isma.

Singkat cerita, kami sekeluarga sudah sampai di rumah mbak Isma. Seperti biasa, sifat ramah ketamahan mbak Isma membuat kami betah berlama-lama di rumahnya. Dia merupakan sosok yg kuat, mandiri dan baik hati. Acara makan siang pun telah kami lewatkan.

Aq,istriku dan mbak Isma mengobrol di ruang tamu, sedangkan anak-anakku bermain di halaman belakang bersama dengan anak mbak Isma. Manis wajahnya dan kebaikan hatinya membuat banyak pria ingin meminangnya. Tapi, mbak Isma selalu menolak dengan cara halus. Entah apa alasan dia menolak setiap pinangan pria mapan, aq tak terlalu ambil pusing karena itu urusannya.

Namaku Jeki (nama samaran), seorang akuntan disebuah perusahaan di jakarta. Sedangkan Rena istriku adalah seorang dokter disebuah rumah sakit di Jakarta Barat. Rumah tanggaku begitu harmonis. Sejauh ini tak pernah ada masalah berat yg menimpa keluarga kami. Aq sangat beruntung juga bangga mempunyai istri yg cantik dan berprofesi sebagai dokter. Sedangkan mbak Isma adalah seorang karyawan swasta disebuah perusahaan ekspor impor di Jakarta.

Kala kami sedang asik mengobrol, tiba-tiba Hp milik istriku berdering…

“Iya halo…kan hari ini saya lagi libur, lagi nggak jaga…terus? oohh iya baik… iya 15 menit lagi saya sampai!”. Kira-kira begitu penggalan pembicaraan istriku dengan seseorang yg menelponnya.

Aq jadi penasaran karena seketika itu wajah istriku jadi panik.

“Yah, ini tadi ada panggilan mendadak dari rumah sakit. Tolong anterin aq ke rumah sakit yuk” pinta istriku.
“Bukankan hari ini kamu libur? Terus dokter jaganya kemana kog harus kamu yg ke rumah sakit? tanyaku.
“Dokter jaga baru dapet musibah mertuanya meninggal dunia, ayo Yah anterin aq sebentar!”
“Lha terus anak-anak gimana ini? mereka masih pada betah main”
“Ayah anterin aq sebentar ke rumah sakit, biar anak-anak disini dulu, biar dijaga mbak Isma”
“Iya tinggal saja disini dulu biar aq jaga mereka” sambung mbak Isma.

Aq pun lantas mengantar istriku. Tak sampai setengah jam kami sudah tiba di rumah sakit.
“Ayah langsung jemput anak-anak aja ya” kata istriku dengan tergesa-gesa membuka pintu mobil.
“Iya Bun, nanti kalau sudah selesai langsung telpon aq ya biar aq jemput kamu” lanjutku.
“Iya Yah, kamu hati-hatiya nyetirnya gak usah ngebut” istriku meninggalkanku.

Kupacu mobilku menuju rumah mbak Isma. Sesampainya disana, mbak Isma sedang membereskan piring kotor bekas makan siang kami tadi. Anak-anak pun masih asik bermain di halaman belakang.

“Rena pulang jam berapa nanti?” tanya mbak Isma padaku.
“kurang tahu mbak, nanti dia akan menelponku kalau sudah selesai” jawabku.
“Kamu mau makan lagi Jek?”
“Gak mbak masih kenyg nih… sini mbak aq bantuin” aq menawarkan diri untuk membantu mbak Isma mencuci piring.
“Udah gak usah, nanti kamu capek, mending kamu temenin anak-anak main gih”
“Gak kog mbak” lalu aq mengambil sebuah piring untuk kucuci.

Tak banyak kata disaat aq mencuci piring, hanya obrolan kecil biasa saja.

Dan tiba-tiba “Kompriiiaaaang” aq menjatuhkan sebuah piring besar. Karena terlalu licin jadi tanganku tak kuat memegangnya. Pecahan piring berhamburan di lantai. Kubereskan serpihan pecahan piring dibantu oleh mbak Isma. Tanpa sengaja kaki mbak Isma menginjak serpihan piring yg pecah. telapak kakinyapun terluka.Dia meringis kesakitan. Segera kuambil kotak obat yg berada di atas kulkas. Kucoba mengobati luka mbak Isma dengan memberi obat merah dan menambalnya dengan hansaplast. Lukanya cukup besar dan dalam. Lalu kubantu mbak Isma berjalan menuju ruang tengah.

“Pelan-pelan aja mbak jalannya. Maafin aq mbak, gara-gara aq mbak Isma jadi luka gini”
“Gak papa Jek namanya juga musibah”
“Bener nih mbak mau istirahat di ruang tengah?”
“Emangnya kenapa sih Jek, mbak mau nemenin kamu ngobrol dulu” tanyanya.
“Gak istirahat di kamar aja mbak, mbak Isma kelihatan capek banget dan butuh istirahat”
“Iya sih Jek, memang aq agak kelelahan, kerjaan di kantor numpuk, belum lagi ada masalah keuangan”
“Mbak Isma harus jaga kondisi, jangan terlalu ngoyo mbak. Wajah mbak Isma kelihat pucat sekali”
“Yaudah kalau gitu anter mbak ke kamar aja Jek”

Kupapah mbak Isma menuju kamarnya. Kamarnya cukup besar dengan ranjang yg besar pula. Terlihat nyaman bila ditiduri. Ada juga sebuah lemari baju yg cukup besar, serta meja rias dengan cermin yg lebar. Kamarnya tertata rapi serta wangi. Cat kontras dengan warna cream. Kutuntun mbak Isma ke atas ranjangnya, agak kurang sopan sih sebenarnya, Tapi aq sangat peduli dengan kakak iparku yg satu ini. Kubantu menaikan kakiknya yg luka ke atas ranjang, lalu dia berbaring.

“Jek, kamu disini dulu aja nemenin aq” rengek mbak Isma sambil menarik tanganku ketika aq hendak keluar kamarnya.
“Aduh, gak enak donk mbak kalau aq nemenin disini, nanti apa kata tetangga kalau lihat kita berdua di dalam kamar”
“Kamu tenang saja, disini mereka semua orang cuek-cuek, temenin mbak disini dulu ya” rengaknya lagi.
“Beneran gakpapa mbak?” tanyaku meyakinkan.
“Iya gakpapa. Lagian kita gak ngelakuian apa-apa kan?”
“Ohya, gimana sekolahnya si Anwar? lancar?” aq mencoba memulai obrolan.
“Alhamdulillah lancar, kemarin dia dapet juara pas lomba puisi”
“Waah bagus donk. Terus kerjaan mbak Isma sendiri juga lancar?”
“Stop deh jangan ngomongin pekerjaan dulu. mbak lagi males nih. mbak butuh ketenangan”
“Ooo… butuh refreshing ya mbak?”
“He-eh Jek, pusing banget deh kalau mikir kerjaan, butuh banget yg namanya refreshing”
“Gimana kalau minggu depan ikut acara di kantorku aja mbak? Mau ngadain jalan-jalan ke Anyer” tanyaku semangat.

Kemudian mbak Isma mendekatiku. Tangannya mengelus-elus pahaku. Aq mencoba menepis tanganya. Tingkah mbak Isma jadi aneh. Tangan mbak Isma terus mengelus-elus pahaku. Aq jadi salah tingkah

“Mbak Isma, jangan begini dong mbak” kembali aq menepis tangan mbak Isma

Namun mbak Isma semakin liar. Tangan mbak Isma terus mengelus-elus. Kali ini mbak Isma sudah berani mengelus pangkal pahaku. Dengan sedikit kasar. Namun mbak Isma makin membuatku terhenyak. Mbak Isma memelukku erat dan menangis.

“Mbak sudah nggak sanggup Jek. mbak mau mati aja rasanya” mbak Isma menangis sambil memelukku erat.
“Sabar mbak sabar.. mungkin ini cobaan dari tuhan” jawabku menenangkanya.
“Mbak mending mati aja jek…”
“Mbak, jangan ngomong gitu ah! semua ini pasti ada hikmahnya mbak”
“Aq mohon Jek. tolongin mbak”
“iya mbak pasti aq tolongin. tolong untuk apa sih mbak?”

Mbak Isma melepasakan pelukanya. Pipi mbak Isma basah oleh air mata. Semburat kecantikan mbak Isma terlihat jelas. Aq sungguh menyaygi kakak iparku ini. Terlihat di matanya masih meneteskan air mata. Ia masih menangis. Kemudian ia mengecup bibirku. Aq sungguh terkejut. Aq melepaskan kecupan mbak Isma

“Sudah mbak, jangan begini mbak”
“tolong mbak Jek..” – cerita sex 2017 –
“Iya mbak, tapi tolong apa?” tanyaku bingung.

Kemudian mbak Isma kembali mencium bibirku, tanganya melingkar di pinggulku dan mencengkram kuat pinggangku. Mbak Isma melumat bibirku dengan buas. Aq hanya diam tak membalas. Aq melepaskan lumatan mbak Isma

“Mbak ingat mbak, aq ini adik iparmu. jangan begini mbak”

Mbak isma tak mengeluarkan sepatah kata pun. Mbak Isma hanya diam, kemudian kembali mencium bibirku. jari-jari tangan mbak Isma memainkan puting susuku. Aq mulai terangsang. Batang kemaluanku tegang seketika. Aq bingung harus berbuat apa. Mbak Isma pun semakin buas. jari tangan kanannya memainkan puting susuku, dan yg kiri merayapi pangkal pahaku. Aq kali ini benar-benar terangsang olehnya. Otakku mencerna kemauan mbak Isma. IA BUTUH BELAIAN SEORANG LAKI-LAKI. batinku berkecamuk, antara nafsu dan statusku sebagai istri adik kandungnya. namun tangan mbak Isma benar-benar lihay meraba-raba titik hasrat sexsualku. Aq pun membalas ciuman mbak Isma.

Tak lama kami berciuman. Tangan mbak Isma sudah membuka kancing celanaku. merogoh isinya. lalu aq direbahkan di tempat tidurnya. Pintu kamar sudah tertutup rapat. Aq tak berani untuk menatap wajah mbak Isma yg cantik. Aq akui, mbak Isma sangat cantik. Batang kemaluanku tegang mengeras. Mbak Isma melontarkan senyum. Dengan ceoat ia menyepong batang kemaluanku.

Nakal.. binal.. liar.. lidahnya sungguh lincah, mulutnya nakal. Dan tangannya aktif menggengam batang kemaluanku. Kini aq sudah dalam keadaan bugil.

Aq masih terlentang dengan batang kemaluan tegak mengeras. Mbak Isma dihadapanku, memamerkan lekuk tubuh indahnya. Mbak Isma telah melupakan rasa sakit dikakinya akibat tergores pecahan piring. Dengan perlahan mbak Isma melepas bajunya.

Melepas BH. Dan dua tonjolan toket yg masih padat dengan puting kecoklatan yg sangat mengairahkan. Toket bulat padat, dengan ukuran yg tdk terlalu besar membuat hasratku melambuh tinggi. Lalu, dengan perlahan ia membuka kancing dan melepas rok ia kenakan. Kali ini Mbak Isma berdiri di hadapanku. Tubuhnya sangat indah walaupun tdk terlalu tinggi, namun kemolekan tubuhnya sangat menggoda. lekukan pinggulnya yg eksotis

Cerits ex selingkuh, Kulitnya yg putih mulus bak bintang bokep jepang. Aq benar-benar berhasrat. Bulu halus dan sedikit menghiasi daerah kemaluannya

Mbak Isma kembali menunduk menyepong batang kemaluanku. Aq merasakan nikmat luar biasa. Dua biji pelerku pun di lumatnya. Tubuhku bergetar kenikmatan. Lidah mbak Isma sungguh lihay memainkan kemaluanku. Hingga kemaluanku benar-benar basah oleh ludahnya. Aq tak tahan dengan godaan toket Mbak Isma.

Aq bangkit dan langsung menindih tubuh mbak Isma. Mbak Isma hanya terseyum binal. Ku kulum puting susu mbak Isma. Meremas-remas toketnya. Matanya terpejam, dan mengeluarkan desahan. Lidahku pun tak kalah lihay memainkan puting susu mbak Isma.

Mbak Isma terlihat begitu bernafsu. Lidahku perlahan menuju kemaluannya. Dengan jilatan lembut, sedikit demi sedikit menurun. Hingga samapi di itilnya. Rambut kemaluanya tak lebat. Kujilat lembut itilnya, ia mendesah. Kini sudah kulumat kemaluanya. Dan desahannya makin sering.

Tak sabar ingin kumasukkan batang kemlaunaku ke dalam lubang kemaluan mbak Isma. Mbak Isma mengangkangkan lebar kedua kakinya. Kemaluanya melambai memanggil batang kemaluanku. Senyuman binal kembali terlontar dari bibirnya. Aq sudah tak malu lagi.

Kini nafsu menguasai diriku. Mbak Isma terlentang dengan kaki mengangkang lebar. Batang kemaluanku sudah siap menghujam lubang kemalauannya. Dengan sedikit gesekkan-gesekkan di bibir kemaluannya. Kemudian dengan pelan tapi pasti kutusukkan batang kemaluanku ke dalam lubang kemaluan mbak Isma.

Matanya terpejam, merintih, bibirnya digigit. Tanganya mencengkram sprei. Sedikit demi sedikit batang kemaluanku sudah masuk ke dalam lubang kemaluan mbak Isma. sungguh hangat.

Dengan tempo beraturan kumainkan batang kemaluanku. keluar masuk. Menari di dalam lubang kemaluan mbak Isma. mulanya ia hanya merintih, namun kali ini desahan dan erangan yg keluar dari mulut mbak Isma.

Dengan tempo yg cukup santai aq benar-benar menikmati perstubuhanku dengan mbak Isma. Wajahnya binal. Senyumnya nakal dan desahanya membuatku makin berhasrat. Tanganku meremas-remas toketnya. Jariku memilin-milin puting susunya.

Benar-benar nikmat kemaluan mbak Isma. Mbak Isma ini sangat pintar merawat kemaluannya. Tubuhku penuh dengan peluh. Hembusan udara sejuk AC pun sudah tak terasa.

Tempo permainan kupercepat. Gerakan pinggulku makin kencang. Batng kemaluanku keluar masuk menghujam lubang kemaluan mbak Isma. Suara yg di timbulkan dari hentakan membuat suasana makin hot. Remasan-remasanku makin kuat pada toketnya. Sesekali tak kulewatkan menjilati puting susunya. Menghisap puting susunya dan mengigit pelan puting susunya. Mbak isma hanya mendesah dan mengerang kenikmatan. Peluh juga membasahi dahi mbak Isma.

“Mbak Isma aq mau ke..keluarr”
“Keluarin pejuhmu di dalam aja jek.. nggak papa kok”

Dengan bebearapa hentakan kencang, batang kemaluanku menyemprtokan lendir kenikmatan di dalam lubang kemaluan mbak Isma. Satu teriakan tak kuat keluar dari mulutnya.

Kemaluan mbak Isma banjir oleh lendir kenikmatanku. Rasanya benar-benar nikmat. Tak bisa di ucapkan dengan kata-kata. Terus ku pompa lendir kenikmatanku, kumuntahkan semua lendir kenikmatanku di dalam lubang kemaluan mbak Isma. rasanya sungguh nikmat luar biasa.

Setelah itu, kami berdua mandi bersama. Kembali bersetubuh di kamar mandi. Aq tak memikirkan keluargaku. Aq hanya ingin bersetubuh dengan mbak Isma.

Setelah kejadian itu, kini mbak Isma tak segan mengundangku untuk berkunjung ke rumahnya. Tentu saja tujuanya hanya satu “berhungan intim. Kami sepakat bahwa hubungan kami hanya sebatas pelepasan hasrat sex semata, tak lebih. Sampai saat ini pun istriku tak mengetahui hubungan kami, biar kisah ini kusimpan dalam-dalam. hanyak aq dan mbak Isma yg tau.

Cerita sex, cerita mesum, cerita ngentot, cerita sex nyata, kisah hot, cerita hot selingkuh, maniak seks, kisah selingkuh 2017.