Alat Bantu Sex Wanita
Balo Goal
Home » Cerita Dewasa Umum » Cerita Sex Berfantasi Dengan Dildo

Cerita Sex Berfantasi Dengan Dildo

resizedimage-php-obat
Nonton Bok3p Indo Ringan Via Mobile Di >> www.indoasoy.com

Cerita Sex, Cerita Dewasa Berfantasi Dengan Dildo – Aq memiliki fantasi sex yg bisa di katakan agak myimpang. Ngentot di tempat umum dengan orang asing dalam posisi terikat. Tapi itu hanya sebatas fantasiku saja dan aq juga tak terbayangkan untuk melakukannya.

Cerita Sex Berfantasi Dengan Dildo SeksigoCerita Sex Berfantasi Dengan Dildo

Sampai pada akhirnya aq bertemu secara tdk sengaja dengan Roby. Aq kenal dengan Roby di FB. Awalnya kami hanya sebatas ngbrol, berbagi cerita dan pengalaman sampai akhirnya aq bercerita bahwa aq memiliki fantasi yg cukup aneh, dan uniknya lagi dia bersedia untuk mewujudkan fantasiku itu.

Sebelumnya perkenalkan dulu, namaku Citra. Wajah lumayan cantik dan berbody aduhay dengan ukurana dada 34B dan tinggi badan 165cm.

Kemudian aq dan Roby sepakat untuk bertemu. Sekitar 30 menit aq menunggu akhirnya Roby datang juga. Kemudian kami ngbrol-ngbrol di cafe yg letaknya tak jauh dari rumahku.

“Wah ternyata body kamu oke banget ya…!” goda Roby saat pertama kali bertemu.

“Ahh bisa aja dech” jawabku dengan malu-malu.

“Nunggu lama ya…?”

“Nggak juga kok, baru 30 menit?” jawabku.

“Gimana udah siap mewujudkan fantasimu?” tanya Roby.

“Emmm gimana ya…? ya siap nggak siap sich. Deg-degan tapi juga pensaran”

“Terus?” sanggah Roby dengan wajah yg agak kecewa.

“Ok dech boleh juga di coba” aq mengiyakan.

“Kalau begitu kita kerumahku dulu ya, buat persiapan biar tambah mantap acaranya” ajak Roby.

Kemudian kami bergegas menuju rumah Roby yg berjarak sekitar 2 kilometer dari kafe dimana tadi kami bertemu. Sesampai di rumah Roby, aq agak terheran-heran karena rumah Roby lebih mirip Museum kuno.

Lalu aq diajak masuk ke dalam rumahnya.

“untuk terakhir kalinya aq bertanya sama kamu, udah siap dengan segala resikonya?”, Roby meyakinkanku.

“Iya aq sudah siap banget”.

Sebelum kami menuju tempat yg akan dijadikan tempat “pengorbananku”. Aq diminta Roby untuk melepas bajuku, kemudian Roby mengikat tubuhku dengan tali. Tdk Setelah selesai mengikat badanku kembali dia memakaikan bajuku. Kali ini aq memakai baju tanktop warna putih dan memakai celana yg cukup pendek. Untuk menjaga keamanan dari hal yg tdk diinginkan, Roby menutup mataku dengan kain hitam agar aq tdk mengetahui lokasi tempat “pengorbananku”.

Kemudian aq dibawa ke tempat “pengorbananku”. Rupanya Roby mebawaku ke bioskop. Setelah masuk ke dalam ikatan mataku dibuka lalu kami memilih kursi yg berada di tengah. Kemudian Roby mulai mencium bibirku sambil membuka bajuku. Aq sudah merasa terangsang dan desahan akhirnya keluar dari mulutku. Dan sudah bisa ditebak pengunjung yg berada di depanku langsung melihat kami. Kemudian Roby meremas toketku.

Dan kali ini memekku yg jadi sasaran rabaan Roby, dan hanya desahan yg bisa keluar dari mulutku.
Lalu Roby menyuruhku berdiri dan kemudian baju dan celanaku dilepas. Akhirnya aq sudah telanjang bulat. Kemudian Roby menyuruhku untuk berjalan di dalam bioskop itu. Bak seorang peragawati aq berjalan, dan hal itu tentu saja menjadi perhatian pengunjung yg lain.

Dan Roby kemudian menarik rambutku untuk terlentang dilantai. Dengan posisi kaki yg terbuka, praktis memekku menjadi tontonan para pengunjung.

“Tolong puaskan aq”,seruku kepada pengunjung yg lain.

Tak henti-hentinya Roby terus mempermainkan memekku yg sudah mulai agak basah. Kemudian Roby menuntunku ke seorang penonton laki-laki. Lalu tanpa disuruh penonton itu langsung meraba memekku. Tak hanya meraba, jarinya bahkan dimasukkan ke dalam liang memekku. Sekitar lima menit kemudian aq pindah ke penonton yg lain. Dan kali ini penontonnya adalah perempuan. Dengan ragu-ragu tangannya diarahkan ke memekku, tapi akhirnya dia meraba juga.

Kamudian aq jongkok di depan wanita itu, tiba-tiba wanita itu langsung melumat bibirku tanpa ampun. Dan dengan refleks aq langsung mengimbangi ciuman wanita itu. Hal ini menjadi pengalaman pertamaku saat harus berciuman dengan wanita yg sama sekali tdk aq kenal.

Belum selesai aq berciuman dengan wanita itu Roby kembali menarikku ke tempat lain. Awalnya aq tdk ingin mengakhiri ciuman itu, tapi karena Roby menarikku terpaksa aq menurutinya.

Di antara penonton bahkan ada yg sudah mengeluarkan k0ntolnya. Kemudian Roby mebawaku ke penonton itu dan aq disuruh untuk mengulum k0ntol pria itu. Dengan posisi membungkuk aq mengulum k0ntol laki-laki itu karena tanganku memang terikat. Aq terus mengulumnya dan dari belakang Roby memukul pantatku dengan tangannya. Itu berlangsung sekitar lima menit.

Lalu aq ditarik Roby sampai posisi bersimpuh dan kembali aq disuruh untuk mengulum k0ntol laki-laki itu. Ingin muntah rasanya, karena k0ntol itu keluar masuk mulutku sampai rasanya menyentuh tenggorokan.

“Bagaimana,kamu senang?,” Tanya Roby

“iya aq sangat senang sekarang”.

“Mau lagi?”

“iya tolong teruskan”

Sekitar sepuluh menit aq terus mengulum k0ntol laki-laki itu dan sesekali k0ntol laki-laki itu dipukulkan ke wajahku. Tdk lama kemudian laki-laki itu orgasme dan sperma disemburkan ke wajahku.

Lalu aq ditarik ke pengunjung lain yg rupanya sedari tadi sudah mengocok sendiri k0ntolnya. Kembali aq mengocoknya dengan posisi membungkuk. Tiba-tiba dari belakang ada yg memegang toketku dan langsung memasukkan k0ntolnya ke memekku. Terus aq mengulum k0ntol dan memekku juga dikocok tanpa henti, dan crot akhirnya sperma laki-laki itu keluar dan membanjiri memekku.

Kembali dengan posisi bersimpuh aq terus mengulum k0ntol beberapa k0ntol pengunjung yg lain. Kira-kira sudah sekitar 4 orang yg k0ntolnya aq kulum. Dan semuanya memuntahkan lahar panasnya ke wajahkku.
Roby kemudian menarikku ke depan bioskop dan menidurkanku di lantai yg posisinya agak tinggi. Kemudian putingku dijepit dengan jepitan baju yg dibawa dari rumah tadi. Kembali memekku dimasuki k0ntol yg kali ini ukurannya cukup besar. Dia terus mengocokku tanpa ampun. Sesekali toketku juga dipukul, dan itu menciptakan sensasi yg luar bisa.

Dan akhirnya datang juga orgasmeku untuk yg pertama kali. Dan kembali Roby menarikku dan kini aq berjalan dengan menggunakan lulut.

Kini di depanku ada seorang laki-laki paruh baya yg sedari tadi sudah mengocok k0ntolnya dan aq kini mengulum k0ntol laki-laki itu dan dari belakang kembali seorang laki-laki negro memasukkan k0ntolnya ke memekku dan mengocok tiada ampun. Aq terus mengulum k0ntol di depanku tanpa memperhatikan entah sudah berapa orang yg sudah mengocok memekku.

Setelah hampir semua orang mengocok memekku kini datang Roby dengan membawa sebuah alat yg mirip dildo vibarator dan alat yg dialiri listrik dengan daya kecil. Secara bergantiaan dildo vibarator dan alat itu dimainkan dimemekku. Secara langsung tubuhku mengejang merasakan sensasi yg belum pernah aq rasakan sebelumnya.

Setelah itu Roby melepas semua ikatan di tubuhku. Tapi rupanya setelah ikatanku dilepaskan bukan berarti “penderitaanku” berakhir.

Roby lalu mengambil sebuah benda yg cukup aneh, rupanya alat itu adalah pasung tangan. Dengan tiga lubang di pasung itu, yg tengah dilekatkan dileherku dan kanan kirinya berukuran pas dengan pergelangan tanganku. Lalu pasug itu dipasang gembok. Kemudian kedua putingku dipasang sebuah penjepit yg tersabung dengan rantai kecil.

Lalu aq diajak ke toilet yg letaknya tdk jauh dari bisakop itu dan semua pengunjung mengikuti kami. Sesampainya di toilet, Roby kemudian memasang belenggung di kakiku.Kini lengkaplah sudah “penderitaanku”. Kami dan tangan dalam kondisi terbelenggu, lalu aq jongkok dan ternyata pada dinding sebelah kanan terdapat sebuah lubang yg cukup besar.

Dari lubang itu muncul k0ntol yg berukuran cukup panjang dan besar. Tanpa ragu-ragu aq segera mengulumnya. Rasanya mulutku seperti tdk cukup untuk menampung semua k0ntol itu. K0ntol itu rasanya masuk sampai menekan ke dalam tenggorokanku. Dan aq terus menikmati menu yg ada di depanku tanpa henti.

Kemudian Roby memasukkan vibrator kecil ke memekku dan menyalakannya. Dan tentu saja kini aq dalam kondisi yg sangat menegangkan, aq semakin mempercepat kulumanku dan vibrator itu terus saja bergetar, seakan berlomba untuk membuatku orgasme untuk yg kedua kalinya. Tapi aq mencoba untuk menahan selama mungkin untuk tdk orgasme dulu. Semakin aq mecoba menahan semakin rasa orgasme datang. Akhirnya aq menyerah juga, orgasme datang dengan sangat hebatnya. Cairan orgasmeku membanjiri lantai toilet itu.

Di lubang yg sama muncul k0ntol yg baru dan membuatku ingin mencobanya. Aq berdiri dan dengan posisi membelakangi k0ntol itu pelan-pelan aq memasukkannya ke memekku dan pelan-pelan mengocoknya. Semakin lama semakin cepat goyanganku yg membuat aq semakin membara. Dan sekali lagi datang orgasmeku dengan sensasi yg luar bisaa.

Wow sungguh pengalaman yg baru pertama kali kualami dan ingin sekali untuk mengulanginya lagi. Namun dengan orang dan lokasi yg berbeda. Dan Roby juga berjanji untuk selalu mewujudkan fantasi liarku itu. Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Mesum, Cerita Ngentot.