Alat Bantu Sex Wanita
Balo Goal online online
Isin Poker
Bandar Bola
Bandar Domino, Poker Online, Domino QQ, Domino Online Pembesar  Penis Vimax
bandar poker bandar poker bola tangkas agen bola online togel singapura agen bandarq online agen ibcbet agen poker
Home » Cerita Dewasa ABG » Cerita Sex Evi Bisa Squirting

Cerita Sex Evi Bisa Squirting

resizedimage-php-obat

Cerita Dewasa, Cerita Sex Evi Bisa Squirting – Aq dulu sempat berpacaran dengan, sebut saja namanya Hesty, seorang wanita yang menjadi teman kuliahku. Hesty adalah tipe wanita yang cuek namun suka sekali dengan hal-hal yang berbaus sex. Tak heran saat kami berpacaran kami sering ML. Terkadang di hotel, di rumahnya, bahkan kami sempat mencoba sensasi dengan bercinta di sebuah pantai, diantara bebatuan karang namun sedikit jauh dari keramaian pengunjung.Tetapi lebih seringnya kami melakukannya di rumha Hesty.

Cerita Sex Evi Bisa Squirting SeksigoCerita Sex Evi Bisa Squirting

Orangtua Hesty memang selalu disibukkan dengan kerja mereka yang papanya sebagai managaer operasional sebuah perusahaan swasta dan Mamanya sebagai owner sebuah resto. Jadi rumah Hesty, seringny dalam keadaan kosong, hanya ada Hesty dan adiknya dan pembantu 1 orang jika orangtuanya sedang berdinas keluar kota. Aq pun sering main kerumah Hesty, hingga aq pun akrab dengan adik hesty yang perempuan, bernama Evi. Evi masih duduk di bangku SMA negeri. Evi ini jika dibandingkan dengan Hesty, lebih sedikit genit. Evi memiliki tubuh yang jauh lebih montok dari pada Hesty.

Suatu ketika, aq dan Hesty sedang cekcok yang menyebabkan hubungan kami menjadi berakhir. Tak lama kemudian, aq pun mengajak curhat adiknya, dan menanyakan kenapa Hesti berubah dariastis, hingga dia memutuskan hubungan secara sepihak. Diperoleh lah info bahwa Hesty ternyata telah menjalin hubungan dengan cowok lain, dan itu berlangsung sudah cukup lama. Sebenernya aq cukup sedih, tetapi kehadiran Evi yang selalu ada di saat aq membutuhkan teman curhat menjadikanku suka kepadanya. Hesty pun mulai jarang pulang kerumah lagi sejak dia menjalin hubungan dengan cowok itu. Aq pun tak ambil pusing. Kakaknya lenyap, yang penting masih ada adiknya.

Selang beberapa lama, aq pun SSi ke Evi, dan gayung pun bersambut. Mulailah aq semakin akrab dengan Evi layakanya seorang pacaran. Mulanya aq hanya menganggap Evi hanya sebatas TTM.

Suatu hari aq berkunjung ke rumah Evi setelah mendapat sms darinya bahwa di rumah sedang tdk ada siapa-siapa, dan Evi takut dirumah sendirian. Pembantunya pun sedang pulan kampung beberapa hari karena anaknya sedang menikah. Aq pun meluncur ke rumah Evi sekitar jam 8 malam. Setelah itu Evi mempersilahkan aq masuk, dan kami mulai ngobrol-ngobrol.

“Lho, emang kakak kamuj kemana?” tanyaku.
“Kakak ngnggak pulang. Katanya lagi ngurus acara ulang tahun temannya” jawab Evi
“Nnggakk pulang? Jadi kamu dirumah sendirian?” tanyaku lagi.
“Ya iyalah, Kak…” sahutanya.

Disela obrolan, tak terasa hujan turun dengan derasnya. Pantas waktu aq berangkat tadi udah gerimis dan anginya kencang… pikirku.

Evi pun mengajakku masuk ke dalam kamarnya, setelah sebelumnya dia menutup pintu rumah.

“Kak,Evi mau mandi dulu. Soalnya daritadi blm sempet mandi karena takut. Kakak jangan kemana-kemana ya…”,katanya.
“Ya..mandi aja…awas entar ada yang ngintip..”,candaku.
“Ahh…paling-paling yang ngintip kakak sendiri…”,jawabnya sambil tersenyum.

Aq hanya tersenyum balik. Jujur selama dekat itu kami belum pernah melakukan apapun yang “menjurus”. Selang beberapa mnt saat Evi tengah mandi,aq jadi penasaran akan lekuk tubuh Evi. Apalagi kamar mandinya itu hanya tertutup sebuah tirai dan kaca bening namun tebal. Perlahan-lahan aq pun mencoba mengintip,namun sial…tak berhasil. Aq pun menahan hasrat tersebut. Lalu,aq pun mengalihkan konseentarasiku ke arah komputer dimeja sebelah ranjang Evi. Kucoba otak-atik komputer tersebut bermaksud mencari-cari lagu. Tanpa sengaja aq pun melihat sebuah folder berjudul “MY XXX PRIVATE”.. Tentu saja ini menarik perhatianku dan membuatku semakin penasaran. Kucoba membuka folder itu dan kulihat folder itu penuh berisikan Foto-foto Evi berpose seksi. Dan ada pula beberapa video bokep yang sering beredar (terutama di DS).

Kulihat pula,dibwh keyboard terselip sebuah DVD porno. Woww….rupanya nie anak Diam-diam menghanyutkan. Aq masih saja membuka dan melihat-lihat foto dlm folder tersebut.

Saking asiknya aq melototin tubuh Evi dlm folder tersebut,aq tak menyadari bahwa Evi sudah berada dibelakangku.

“Ihh….kakak nakal. Buka-buka folder Evi. Dipelototin lagi.”,katanya mengagetkanku.
“Ohh…ini…hehehe…ga sengaja kebuka.. maaf ya…”,sahutku sambil cengengesan.
“Evi skalian mau tanya,seksi ga tubuh Evi difoto itu ?”tanyanya tiba-tiba.
“Seksi bgt. Lebih seksi dari kakak kmu.”,balasku.

Evi hanya tersenyum,sambil berjalan menuju ke lemari pakaian yang tak jauh dari situ. Daritd Evi ternyata hanya berbalut handuk berwarna pink. Aq pun kembali berkonseentarasi menonton foto-foto Evi di komputer.

Lalu, tiba-tiba Evi memanggil.

“Kak,coba liat kesini… Lebih seksi mana..yang difoto atw yang asli ?”,tanyanya.

Spontan aq langsung menoleh dan melihat Evi ternyata sudah tak terbalut handuk lagi,dan tubuhnya dibiarkan telanjang bulat didepanku. Ternyata bentuk tubuh Evi begitu montok dan indah dipandang. Dengan togenya yang padat berhias puting berwarna coklat muda,kulirik kebawah tampak vaguna Evi dihiasi bulu jembi yang sedikit. Aq hanya melongo.

“Kok Evi telanjang ? Ga malu ma kakak ?”,tanyaku spontan.
“kakak kan udah liat fotonya Evi disitu,jadi ya skalian aja,Kak. Lagian ngapain malu,kan cuma ada kakak disini.”,jawabnya.
“Kalau Evi telanjang gitu,bias-bisa Kakak jd pengen.”,sahutku sambil tersenyum mesum.
“Pengen apa,Kak ? Lagian Evi juga udh beberapa kali liat kakak ama Kak Hesty lagi gituan.”,katanya.
“Aduhh…jd kmu pnh liat ya…”,sahutku setengah kaget.
“Iya,Kak. Tp gpp lagi,Kak. Tp gara-gara itu juga Evi jadi sering mikir jorok,foto-foto narsis kayak gt,dan……..”,kata Evi tak sempat melanjutkan kata-katanya.
“Dan apa..? Hayoo…”,godaku.
“Emmm….jujur Evi sering main pake jari,Kak. Sambil bayangin Evi lagi gituan ma Kakak. Itu karena Evi sering liat kakak lagi gituan ma Kak Hesty. Evi juga jadi kepengen,akhirnya Evi ya gitu deh…”,sahutnya.
“Ohh…Kalau pengen knp ga blg aja..”,kataku.
“Evi malu…”,jawabnya.

Merasa dapat angin segar nan sepoi-sepoi,aq langsung mencoba mendekati Evi yang masih dlm keadaan telanjang saat itu. Kucoba untuk memeluknya. Evi diam saja. Dan kucoba untuk mencium bibirnya. Evi juga diam saja,malah yang ada dia langsung membalas ciumanku dengan penuh nafsu. Tak disangka,Evi ternyata jago berciuman. Disela berciuman itulah,kucoba untuk meremas toketnya. Evi tak peduli dan masih melumat bibirku. Malah yang ada,tangannya meremas k0ntolku dari luar celana.

Setelah itu Evi menghentikan ciumannya.

“ihh…Kakak bru ciuman aja udh tegang.”,katanya sambil meremas k0ntolku.
“Ya..biasa…masih normal berarti. Evi gag usah malu lagi ya…”,jawabku.

Evi hanya mengangguk.

Lalu,kubaringkan Evi diranjangnya dengan posisi terlentang. Aq mulai menciumi lehernya,lalu merambat kebawah dan berhenti disekitar toketnya cukup lama. Kujilati puting Evi yang mulai menegang,dan sesekali kuhisap puting indah itu. Evi hanya merintih pelan. Lalu,ciumanku merambat kebawah. Ketika aq akan jilmek,tiba-tiba Evi menahanku.

“Jangan,Kak. Evi malu. Blm pnh digituin. Mending punya kakak aja yang Evi isep.”,katanya.
“Nggak usah malu,Evi. Enak koq rasanya. Evi nikmatin aja ya…”,jawabku.

Jariku mulai membelai-belai bibir memek Evi. Lalu,tanpa basa-basi,kusapu bibir memek Evi dengan lidahku. Sambil sesekali kumasukkan lidahku menebus bibir memeknya dan kugerakkan naik-turun. Evi menggeliat smbil mendesah. Dia tampaknya keenakan sekali.
Lalu kujilati klitorisnya,dan itu membuat Evi menggelinjang dan mendesah cukup keras.

“Agghhh….Kak…Mmmpphh…..”,desahnya saat klitorisnya kujilati.

Cukup lama,aq menjilati lubang kenikmatan Evi yang sudah basah tersebut,hingga akhirnya Evi merintih cukup keras.

“Agghh…Kak…Evi….keluarrr…..Agghhhhhhhhhh. …..mmpphhh….”,rintihnya.

Evi mencapai orgasme pertamanya hanya melalui jilmek. Saat akan mencapai orgasme itulah,Evi tampak ikut mengeksplorasi klitorisnya,hingga….. Muncrratt….!!!!

Evi ternyata bisa Squirting….!!! Gokil nie cwe…!!!

Muncratan itu menyeprot pipiku yang saat itu dekat dengan memek Evi. Saat Squirting itulah Evi merintih dan mendesah tak karuan. Dia tampak sangat keenakan sekali….

Aq setengah kaget,ternyata Evi bisa melakukan Squirt. Ini dia yang kusuka…pikirku…

Setelah orgasme sedikit mereda,Evi berkata :

“Adduhh..Maaf,Kak. Evi lupa bilang kalau Evi tiap kali keluar selalu kayak gt. Maaf…”,katanya sambil mencona melap pipiku dengan handuknya.
“Gpp koq. Kakak malah suka yang kayak gitu. Suka banget malah.”,jawabku.
“Kakak buka dnk pakaiannya semua,masa’ Evi aja yang telanjang.”pintanya.

Aq pun segera melucuti pakaianku hingga tanpa sisa alias telanjang. Tampak k0ntolku sudah berdiri dengan tenggaknya. Disaat aq dlm posisi berdiri setelah melepas CD ku saat itu disamping Evi,tiba-tiba Evi langsung menggenggam k0ntolku dan dikocoknya.

“Punya kakak besar. Baru kali ini Evi bisa liat dan megang dari dekat.”,katanya.
“Ya..jangan cuma dipegang dn diliat donk. dirasain juga skalian”,jawabku.

Evi langsung menjilat kepala k0ntolku. Dan mulai mengulum bagian kepala k0ntolku sambil tangan kanannya mengocok batang k0ntolku perlahan.

Ohhh…..nikmat sekali bibir Evi. Hangat dan lembut. Ternyata Evi sudah bisa dibilang jago dalam BJ. Entah belajar darimana,aq tdk ambil pusing. Aq menikmati sekali hisapan Evi terhadap k0ntolku. Kulihat Evi mulai menghisap k0ntolku. Mengeluarkan-masukkan k0ntolku kedalam mulutnya. Sambil sesekali dikocoknya,dijilatinya,dan dihisapnya kembali.

Setelah sekitar 5 menit Evi menikmati k0ntolku,kini saatnya utk exe…pikirku…

Ternyata Evi memintaku terlentang. Rupanya Evi ingin WOT. Aq pun langsung terlentang diatas ranjang,dan Evi mulai menaiki tubuhku. Tapi kali ini Evi berposisi membelakangiku. Dimasukkannya k0ntolku menembus bibir memeknya,kudengar Evi mendesah saat k0ntolku mulai memasuki lubangnya. Saat sudah masuk semua,Evi mulai bergoyang. Aq hanya bisa melihat pantat Evi saat itu. Pantat yang sangat indah. Putih,Besar,bulat dan berisi.,…kakakku dlm hati.

Aq menikmati goyangan Evi yang semakin lama semakin cepat. Lalu dengan posisi k0ntolku masih menancap,Evi memutar tubuhnya berbalik menghadapku. Lalu dia mulai bergoyang. Kuraih toketnya dan kumainkan putingnya.

“AAAGGHHH…..kak….OOUUGGHHH…..AAAAHHH……”,rintih nya.

Evi berposisi berjongkok,dan menggoyang k0ntolku berputar. Enak sekali putaran itu….
Hingga beberapa menit kemudian,Evi mempercepat goyangannya dan langsung mencabut memeknya dari k0ntolku.
CUURR…..CUURR……CREETTTT…. Kembali Evi melakukan squirting. Dia tampak mendesah. Guyuran cairan itu kali ini membasahi perutku. Lalu dimasukkannya lagi k0ntolku kedalam memeknya dan digoyangnya lagi.

Tak berapa lama,aq meminta Evi untuk doggy. Ia pun menungging dan kutarik tubuhnya hingga dibibir ranjang. Sambil berdiri,kumasukkan perlahan k0ntolku kedalam memeknya. Setelah kubenamkan seluruh batang k0ntolku,langsung aq bergerak maju-mundur.

“Ahhhh…..ahh…..terussss….kak……ohhh….”d esah Evi tak karuan.

Aq terus menggoyang tubuh Evi,hingga akhirnya 5 menit kemudia Evi kembali merintih keras.

“Kaak….aq keluar…..ahhh……..ahhh……….”,segera kucabut k0ntolku agar muncratan Evi dapat kulihat,dan benar saja…Muncratan cairan dari memek Evi tampak membasah kasur dan sprei nya. Deras sekali muncratan itu. Lalu segera kujilat memek Evi yang masih basah karena cairan tersebut,dan Evi menggeliat,merintih tak karuan.

“Ooouuhhhh…Kak…..mmmpphh……”,erangnya saat aq jilati memeknya.

Lalu,kumasukkan lagi k0ntolku,dan kudorong maju-mundur lagi. Beberapa menit kemudian,kusuruh Evi terlentang.

Diapun langsung terlentang dan membuka kedua pahanya. Kuciumi bibirnya yang seksi itu,sambil kumasukkan k0ntolku kedalam memeknya. Evi mendesah pelan tapi kusumpal dengan lumatan bibir. Lalu,kugerakkan pinggulku maju mundur. Kurasakan memek Evi sudah sangat basah.

“Aggh…teruuss…kak…Aghhh….uhh….”,rintihnya.

Aq mempercepat gerakanku,sambil kujilati puting toketnya yang menegang.
tak berapa lama kemudian,Evi tampaknya akan melakukan squirt lagi.

“Ahhh….kak….mau keluar…kak….ahhhhh…ahh…”,rintihnya.
Kucabut k0ntolku,dan semburan cairan itu kembali menyemprot bagian perutku.
“aahh……..aagghh……….ooohh…….”,era ng Evi.

Segera kumasukkan kembali k0ntolku dan kugerakkan lagi,kali aq yang akan menyembur.

Aq berbisik ditelinga Evi sambil terus memompa memeknya.

“Kakak mau keluar… Boleh dikeluarin dmn..?”,tanyaku.
“Evi…lebih..ohh…suka ..diwajah dan mulut…kak…”jawabnya sambil mendesah.

Segera kupercepat gerakanku,Evi tampak menatap mataku sambil memasang wajah nakal,berharap aq akan segera keluar. Dan benar saja…tak lama kemudian saat aq akan klimaks,kucabut k0ntolku dan kuarahkan kemulut Evi. Evi meraih k0ntolku dan dikocoknya dengan cepat. Sambil sesekali dikulumnya sebentar dan dijilat kepala k0ntolku. Tak lama kemudian……….

CRROOTT….CRROTTT….CRRROOOTTT….!!!

Muncratlah pejuhku kearah wajah Evi. Evi tampak masih mengocok k0ntolku.

“Ahh….ahh…..”,desahku.

Kulihat pejuhku muncrat ke dahi dan pipi Evi. Sebagian juga mengarah kedalam mulutnya yang terbuka. Lalu,dikulumnya batang k0ntolku. Dan sesekali dijilatinya kepala k0ntolku kemudian dikulumnya.

Ahhh….nikmat sekali………

Setelah pertarungan antar cairan itu selesai,dan setela kami mandi,kami berbaring bersebelahan diatas ranjang Evi. Kupeluk tubuhnya,dan kami ngobrol sebentar. Beberapa jam kemudia,Evi berbisik kepadaku dan mengajakku untuk “bertempur” kembali. Aq pun meladeninya. Kami “bergelut” sepanjang malam itu. Total kami ML 4 kali dlm mlm itu hingga pagi. Dan total Evi squirting,aq lupa betul….

( Habisnya berulang-ulang kali,boss…Susah dihitung…)

hingga pagi menjelang,pukul 6 pagi,aq berpamitan pulang,karena beberapa menit sebelumnya sang kakak tlp akan plg jam 7 pagi. Jadi daripd aq bertemu mantan agi,mending aq pamitan pulang. Lagian nggak enak juga entar disangka gimana-gimana ma adiknya.. (padahal emang iya…)

“Aq pulang dulu ya. nggak enak entar ma Hesty.”,pamitku.
“Iya,Kak.Makasih.”,balasnya.
“Kakak yang terima kasih ma Evi. Jugan lupa kasih-kasih kabar ya kalo Evi tkt sendirian lagi dirmh. Kakak slalu siap koq buat Evi.”,balasku sambil mencium keningnya.
“Iya,Kak..Ati-ati ya dijalan.”,katanya.

Aq pun bergegas pulang. Sayangnya,beberapa lama kemudian aq dn Evi hiang kontak karena aq telah pindah tugas.

Tp masih bnyk kenangan bersama Evi. Dan kenangan itu benar-benar indah dan tentu saja nikmat… Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Mesum, Cerita Ngentot.

resizedimage-php-bresize resizedimage-php-banner-1